|

H.
Kholil Abou Fateh, Lc, MA, lahir di Subang 15
November 1975, Dosen Unit Kerja Universitas
Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
(DPK/Diperbantukan di STAI Al-Aqidah
al-Hasyimiyyah Jakarta). Jenjang pendidikan
formal dan non formal di antaranya; Pondok
Pesantren Daarul Rahman Jakarta (1993), Institut
Islam Daarul Rahman (IID) Jakarta (S1/Syari’ah
Wa al-Qanun) (1998), STAI az-Ziyadah Jakarta
(S1/Ekonomi Islam) (2002), Pendidikan Kader
Ulama (PKU) Prop. DKI Jakarta (2000), UIN Syarif
Hidayatullah Jakarta (S2/Tafsir dan Hadits)
(2005), Tahfîzh al-Qur’an di
Pondok Pesantren Manba’ul Furqon Leuwiliang
Bogor (Non Intensif), “Ngaji face to face” (Tallaqqî
Bi al-Musyâfahah) untuk mendapatkan sanad
beberapa disiplin ilmu kepada beberapa Kiyai
dan Haba-ib di wilayah Jawa Barat,
Banten, dan khususnya di wilayah Prop. DKI
Jakarta.
Kemudian belajar kepada murid-murid al-Imam al-Hâfizh
Syekh Abdullah al-Harari, di antaranya;
Syekh al-‘Allâmah al-Habîb Salim
ibn Mahmud Alwan al-Hasani, Syekh Fawwaz Abbud,
Syekh Bilal al-Humaishi, Syekh al-Habîb
Kholil ibn Abd al-Qadir Dabbagh al-Husaini,
Syekh al-Habîb Muhammad
asy-Syafi’i al-Muth-thalibi, Syekh al-Habîb
Umar ibn Adnan Dayyah al-Hasani, Syekh al-Habîb
Muhammad Awkal al-Husaini, Syekh al-‘Allâmah
Ahmad Tamim (Mufti Ukraina), Syekh Utsman
Muhammad Utsman dan lainnya. Terutama Syekh
al-Habîb Salim ibn Mahmud Alwan yang
kini menjabat ketua Majelis Fatwa Syar’i di
Australia, dari sekitar 12 tahun ke belakang
hingga sekarang penulis masih tetap belajar
kepadanya.
Ijâzah sanad (mata rantai) keilmuan yang telah didapat di
antaranya; dalam seluruh karya Syekh Nawawi
al-Bantani dari KH. Abdul Jalil (Senori Tuban);
dari KH. Ba Fadlal; dari KH. Abdul Syakur; dari
Syekh Nawawi Banten. KH. Ba Fadlal selain dari
KH. Abdul Syakur, juga mendapatkan sanad
dari KH. Hasyim Asy’ari (Tebuireng); dari Syekh
Nawawi Banten.
Kemudian dalam seluruh disiplin ilmu-ilmu Islam; mendapatkan Ijâzah
‘Âmmah dari KH. Abdul Hannan Ma’shum
(Kediri); dari KH. Abu Razin Muhammad Ahmad
Sahal Mahfuzh (Pati); dari KH. Zubair ibn Dahlan
(Sarang) dan al-Musnid Syekh Yasin
al-Padani. Secara khusus; Syekh Yasin al-Padani
telah membukukan seluruh sanad beliau
(ats-tsabt) di antaranya dalam “al-‘Iqd
al-Farîd Min Jawâhir al-Asânîd”.
Selain sebagai dosen, juga mengajar di beberapa Pondok Pesantren dan
memimpin beberapa Majalis ‘Ilmiyyah di
wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sekarang tengah
menyelesaikan jenjang S3 (Doktor) di UIN Syarif
Haidayatullah Jakarta pada konsentrasi Tafsir
dan Hadits.
|